Mengenal Kampung Kopi di Lampung Barat, Alamnya Indah Bisa Wisata Edukasi
Sebagai tamu istimewa, Menparekraf pun juga diarak dengan tandu khas para raja dari mulai pintu masuk menuju pendopo Desa Wisata Rigis Jaya. Lalu Menparekraf disambut antusias oleh masyarakat setempat diiringi dengan tari sembah batin.
Adapula kesenian khas lainnya dari desa ini yaitu tari sekura (tari topeng), yang sempat ditampilkan di depan Menparekraf. Dan gamolan pheking yang hampir menyerupai gamelan Jawa namun terbuat dari bambu.
Produk ekonomi kreatif yang dihadirkan di desa wisata ini pun beraneka ragam, ada pempek, tekwan, bakso bakar, es buah, madu, keripik pisang, keripik tempe, keripik pare, kerupuk nila, kue getuk, dan dodol.
Bagi wisatawan yang ingin menginap, terdapat homestay yang bersatu dengan kediaman warga. Satu homestay terdiri dari satu hingga dua kamar.
Dengan ragam daya tarik wisata yang dimiliki oleh Kampung Rigis Jaya, Menparekraf berharap the sound, the taste, the feel, the smell, the vibration, dan the resonace bisa diperkuat sehingga dapat dirasakan oleh wisatawan saat berkunjung ke desa wisata ini.