Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Potret Umat Hindu Sembahyang Merayakan Hari Raya Galungan
Advertisement . Scroll to see content

Makna Filosofis dari Canang Sari, Tak Sekadar Indah Dipandang

Rabu, 10 Desember 2025 - 05:18:00 WIB
Makna Filosofis dari Canang Sari, Tak Sekadar Indah Dipandang
Canang Sari yang sarat akan makna filosofis. (Foto: Muhammad Sukardi)
Advertisement . Scroll to see content

"Sebagai simbol terima kasih atas apa yang Tuhan telah berikan kepada kami. Nah, bentuk persembahan itu kami buat dengan Canang. Bunga kami dapat dari alam, dan alam itu Dia yang menciptakan," paparnya.

Untuk membuat Canang Sari tak bisa asal-asalan. Wenny menuturkan, Canang  Sari menggunakan alas berbentuk 'ceper' sebagai simbol kekuatan Ardha Candra. Di atas ceper, ada Porosan yang menandakan bahwa persembahan ini harus datang dari hati yang penuh kasih dan tulus kepada Tuhan.

"Porosan ini terbuat dari daun sirih, gambir, dan kapur sirih. Campuran ini memiliki makna simbolis dalam ritual persembahan. Daun sirih melambangkan Dewa Wisnu dan kapur sirih melambangkan Dewa Iswara," ungkap Wenny.

Wenny juga mengungkapkan, dalam penataan Canang Sari pun tidak bisa sembarangan. Porosan ditempatkan di Utara yang mana ditempatkan bunga berwarna hitam, bisa diubah menjadi biru atau ungu. Utara ini melambangkan Dewa Wisnu.

Lalu, di sisi Selatan (merah) untuk Dewa Brahma, sisi Barat (kuning) melambangkan Dewa Mahadewa, dan Timur (putih) melambangkan Dewa Iswara. Pada bagian tengah ditempatkan daun pandan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut