Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : ASDP Diskon Harga Tiket 21 Persen Selama Libur Sekolah, Bebaskan Tarif Jasa Pelabuhan 
Advertisement . Scroll to see content

Libur Sekolah di Depan Mata! Begini Cara Mengatur Keuangan agar Dompet Tak Menipis

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:53:00 WIB
Libur Sekolah di Depan Mata! Begini Cara Mengatur Keuangan agar Dompet Tak Menipis
Ilustrasi liburan bersama keluarga di Bali. (Foto: Freepik)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Masa libur sekolah sering menjadi momen yang dinantikan banyak keluarga untuk berwisata dan menghabiskan waktu bersama. Namun di balik keseruan tersebut, orang tua juga dihadapkan pada berbagai pengeluaran tambahan yang datang hampir bersamaan dengan persiapan tahun ajaran baru.

Biaya perjalanan, akomodasi, tiket wisata, hingga kebutuhan sekolah seperti seragam dan perlengkapan belajar dapat membuat anggaran rumah tangga membengkak jika tidak dikelola dengan baik. Karena itu, perencanaan keuangan menjadi hal yang penting agar liburan tetap berjalan tanpa mengganggu kondisi finansial keluarga.

Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah menyusun daftar prioritas pengeluaran. Keluarga perlu membedakan kebutuhan yang bersifat mendesak dengan keinginan yang masih bisa ditunda. Dengan begitu, dana yang tersedia dapat dialokasikan secara lebih efektif.

Selain itu, masyarakat juga disarankan lebih cermat saat memanfaatkan layanan pembiayaan tambahan. Tidak sedikit orang yang hanya berfokus pada besaran bunga pinjaman tanpa memperhatikan komponen biaya lain yang turut memengaruhi total kewajiban pembayaran.

Direktur Utama PT Lentera Dana Nusantara, Jonathan Christianto, mengatakan masyarakat kini semakin mempertimbangkan transparansi biaya sebelum menggunakan layanan pinjaman digital.

"Kami memahami bahwa seiring meningkatnya inklusi dan literasi finansial di Indonesia, transparansi biaya menjadi salah satu pertimbangan penting bagi masyarakat dalam memilih layanan pinjaman daring," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (17/6/2026). 

Dia menambahkan, "Pengguna perlu memahami komponen biaya, tenor, hingga rincian pembayaran agar dapat menyesuaikan keputusan finansial dengan kemampuan mereka."

Menurut Jonathan, pemahaman terhadap seluruh rincian biaya akan membantu pengguna menghindari beban finansial yang tidak diperhitungkan sebelumnya. Karena itu, sebelum mengajukan pinjaman, masyarakat perlu memastikan telah mengetahui total biaya yang harus dibayarkan hingga akhir tenor.

Di tengah meningkatnya kebutuhan selama musim liburan dan menjelang masuk sekolah, akses pembiayaan digital memang dapat menjadi alternatif bagi sebagian masyarakat. Namun, pengguna tetap perlu menyesuaikan jumlah pinjaman dengan kemampuan membayar agar tidak menimbulkan masalah keuangan di kemudian hari.

Perencana keuangan juga kerap menyarankan agar dana liburan tidak menghabiskan seluruh tabungan keluarga. Idealnya, sebagian dana tetap disisihkan untuk kebutuhan pendidikan, dana darurat, maupun pengeluaran tak terduga yang mungkin muncul setelah liburan berakhir.

Sebagai contoh layanan yang mengedepankan transparansi ialah SPinjam yang diawasi OJK dengan menawarkan informasi biaya yang ditampilkan secara terbuka kepada pengguna. Untuk pinjaman pertama, layanan ini menawarkan bunga tetap mulai 1,8 persen per bulan atau setara 0,06 persen per hari serta bebas biaya administrasi. 

"Melalui skema tersebut, pengguna dapat mengetahui estimasi cicilan yang harus dibayarkan sejak awal. Sebagai ilustrasi, pinjaman sebesar Rp1,5 juta dengan tenor tiga bulan memiliki cicilan sekitar Rp527 ribu per bulan," kata Jonathan. 

"Sementara untuk tenor enam bulan, cicilan sekitar Rp277 ribu per bulan. Simulasi ini dapat membantu pengguna menyesuaikan kebutuhan pinjaman dengan kondisi keuangan mereka," tambahnya. 

Dengan perencanaan yang matang dan disiplin dalam mengatur pengeluaran, keluarga dapat menikmati momen libur sekolah dengan lebih tenang tanpa harus khawatir kondisi keuangan terganggu saat tahun ajaran baru dimulai.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut