Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Bayi 1,5 Tahun Alami Hipotermia gegara Diajak Orang Tuanya Naik Gunung Ungaran
Advertisement . Scroll to see content

Kronologi Lengkap Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran usai Diajak Orang Tua Mendaki

Senin, 13 April 2026 - 15:22:00 WIB
Kronologi Lengkap Bayi 1,5 Tahun Hipotermia di Gunung Ungaran usai Diajak Orang Tua Mendaki
Bayi alami hipotermia di Gunung Ungaran Semarang. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

Di tengah perdebatan orang tuanya, sang bayi mulai rewel dan menangis terus-menerus. Saat itu, cuaca di ketinggian memang terasa sangat dingin.

Kondisi bayi yang semakin mengkhawatirkan di tengah suhu pegunungan yang rendah menjadi titik kritis dari keseluruhan kejadian ini.

Beruntung, ada anggota SAR yang sedang melakukan kegiatan SMR (Search and Mountain Rescue) di sekitar lokasi. Mengetahui kondisi bayi yang kedinginan dan situasi orangtua yang tengah berdebat, tim SAR segera mengambil tindakan.

Selimut darurat atau blanket emergency segera digunakan untuk menyelimuti tubuh sang bayi guna mencegah penurunan suhu tubuh lebih lanjut. Tindakan cepat ini menjadi penyelamat situasi sebelum proses evakuasi dimulai.

Setelah kondisi bayi distabilkan, tim SAR bersama orang tua segera membawa bayi tersebut turun menuju basecamp. Setelah ditenangkan dan diberikan kehangatan tambahan, bayi tersebut langsung dibawa turun bersama orangtuanya menuju basecamp.

Kejadian ini kemudian beredar luas di media sosial dengan narasi yang sebagian besar menggambarkan kondisi bayi dalam keadaan kritis akibat hipotermia parah. Padahal, kondisi bayi tidak separah itu, namun benar mengalami hipotermia tapi ringan.

Meski demikian, kejadian ini tetap menjadi pengingat serius. Kemampuan bayi untuk mengatur suhu internal tubuh tidak sebaik orang dewasa, dan bayi dengan hipotermia berisiko tinggi mengalami gangguan pernapasan, metabolisme, sampai gangguan kesadaran.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut