Keseruan Festival Noken di Sarinah Jakarta, Ajak Generasi Muda Ikut Lestarikan Budaya Papua
Sebagai informasi, setiap tanggal 4 Desember dirayakan Hari Noken Sedunia. Adanya Hari Noken Sedunia ini sebagai upaya meningkatkan kesadaran tentang noken.
"Noken yang saat ini berada dalam Daftar Perlindungan Mendesak UNESCO, menghadapi berbagai tantangan, seperti ancaman hilangnya tradisi pembuatan dan penggunaan bahan sintetis. Melalui Festival Noken Tanah Papua, kami berupaya menjadikan noken simbol budaya yang adaptif dan berkelanjutan," ujar Menteri Kebudayaan.
Melihat hal tersebut, Fadli Zon menyampaikan pentingnya menjaga dan melestarikan budaya, termasuk noken. Ini juga guna memastikan kesejahteraan yang merata di tanah Papua.
"Kami punya kewajiban untuk terus melestarikan, mengembangkan, dan memanfaatkan. Jadi Insya Allah saya kira ke depan dengan kehadiran Kementerian Kebudayaan, budaya kita makin semarak, semakin banyak orang Indonesia yang mencintai budaya Indonesia," ucapnya.
Sebagai informasi, noken adalah tas tradisional asli Papua yang terbuat dari serat kulit kayu, biasanya dari kayu pohon manduam, pohon nawa, atau anggrek hutan. Umumnya noken dibuat oleh wanita Papua.
Editor: Muhammad Sukardi