Kemenparekraf Dukung Pengembangan 5 Desa Wisata di Jawa Timur
JAKARTA, iNews.id - Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mengambil langkah konkret dalam mendukung pengembangan sektor parekraf di desa wisata Provinsi Jawa Timur (Jatim). Kemenparekraf memberikan Dukungan Pengembangan Usaha Parekraf (DPUP) 2023 untuk lima desa wisata di Jatim.
Bantuan sebesar Rp120 juta untuk masing-masing desa wisata diberikan secara simbolis oleh Menparekraf/Kepala Baparekraf Sandiaga Salahuddin Uno, Sabtu (7/10/2023) di Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Tujuan utama dari bantuan dana DPUP ini adalah untuk menciptakan ragam daya tarik wisata serta meningkatkan potensi produk ekonomi kreatif yang unggul sehingga meningkatkan peluang usaha serta menciptakan kesempatan kerja yang lebih luas.
Adapun lima desa wisata terpilih di Provinsi Jawa Timur yang menerima bantuan dana DPUP 2023 adalah Desa Wisata Kampung Majapahit Bejijong Kabupaten Mojokerto, Desa Wisata Serang Kabupaten Blitar, Desa Wisata Kampung Blekok Kabupaten Situbondo, Desa Wisata Sanankerto Kabupaten Malang dan Desa Wisata Taman Sari Kabupaten Banyuwangi.
Dana tersebut akan digunakan oleh pemerintah desa bersama pengelola desa wisata untuk pengadaan peralatan penunjang usaha di sektor Parekraf, khususnya di bidang atraksi wisata, kuliner, fesyen dan kriya. Bantuan dana DPUP tahun 2023 merupakan tindak lanjut dari program Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) dan secara bertahap akan disalurkan ke 50 Desa Wisata di seluruh Indonesia, yang telah melewati proses kurasi berdasarkan pengajuan proposal.
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekaraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, program DPUP diadakan sebagai tindak lanjut bagi 50 desa/kampung wisata terbaik pada ADWI 2021 dan 2022. “Desa wisata menjadi salah satu penyumbang kontribusi investasi pariwisata serta destinasi wisata. Program DPUP salah satu upaya dalam membantu mengembangkan usaha yang ada di desa wisata," katanya.