Kemenparekraf Beri Bantuan kepada Sineas untuk Promosi dan Produksi Film Rp250 Juta
Meskipun program ini masih dalam tahap finalisasi, Kemenparekraf telah menyiapkan dana sebesar Rp15 miliar yang nantinya akan dialokasikan kepada 60 film. Artinya bantuan maksimal Rp250 juta akan diberikan kepada setiap rumah produksi.
Selain itu, untuk memutarkan roda perekonomian, Kemenparekraf juga membantu merangsang masyarakat untuk kembali ke bioskop. Prokes ketat diberikan kepada siapapun yang akan masuk sesuai dengan anjuran dari Pemerintah Pusat dan Satgas Covid.
"Melalui itu semua, kami yakin industri film akan kembali berjaya. Peluang kembali menarik lapangan kerja akan terlihat, sehingga ekonomi kembali berputar," katanya.
Ketua Umum Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI), Edwin Nazir menyambut baik langkah yang dilakukan Kemenparekraf dalam menghidupkan Industri Perfilman Indonesia. Dia mengatakan, saat Pandemi, industri film menjadi salah satu yang terpuruk. Banyak film yang berhenti produksi seiring ditutupnya sejumlah bioskop.
"Saat ini kan industri sudah kembali aktif. Saya harapkan ini akan membawa industri film kembali berjaya," tuturnya.