Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hong Kong Jadi Destinasi Ramah Muslim Terbaik Kedua Dunia 2026, Surga Wisata Halal di Asia!
Advertisement . Scroll to see content

Kampung Unik di Sulawesi Tengah, Hanya di Desa Ini Bisa Lihat Permukiman Suku Bajo Asli di Laut

Kamis, 15 Juni 2023 - 14:05:00 WIB
Kampung Unik di Sulawesi Tengah, Hanya di Desa Ini Bisa Lihat Permukiman Suku Bajo Asli di Laut
Kampung unik di Sulawesi Tengah singgah ke Desa Labuan (Foto: YouTube Fadlan Harun)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kampung unik di Sulawesi Tengah sangat menarik untuk dijelajahi. Terutama jika singgah ke salah satu desanya yang bernama Labuan, dijamin akan membuat siapa saja betah untuk berlama-lama tinggal.

Ya, Desa Labuan menjadi salah satu rekomendasi destinasi wisata alternatif saat berkunjung ke Sulawesi Tengah. Desa Labuan memiliki keunikan dan daya tarik dari hadirnya permukiman suku Bajo Desa Labuan. Ya, permukiman tersebut berupa rumah panggung di atas tepian air laut. Bahkan, suasananya mengingatkan kita pada Film Avatar.

Penasaran ingin tahu seperti apa keunikan Desa Labuan di Sulawesi Tengah? Berikut ulasannya dirangkum pada Kamis (15/6/2023).

Kampung Unik di Sulawesi Tengah

Kampung unik di Sulawesi Tengah ini ada di Desa Labuan. Rumah-rumah di sini dibangun dengan material kayu, dan dihubungkan dengan jembatan yang juga terbuat dari kayu. Ya, Desa Labuan mengapung di atas laut. Tidak heran jika kebanyakan masyarakat Desa Labuan memiliki kedekatan emosional terhadap sumber daya alam yang hadir di sekitarnya. Selain itu, Desa Labuan juga terkenal dengan pantainya yang indah dan perairan yang jernih. Di sana Anda bisa menikmati keindahan alam bawah laut dengan melakukan aktivitas snorkeling atau diving.

Tentang Desa Labuan

Dikutip dari Jadesta Kemenparekraf, nama Labuan, berasal dari kata Labuan berarti "tempat berlabuh", sementara Bajo berarti "Suku Bajo". Konon kabarnya pada masa lampau, Labuan ini termasuk daerah pelabuhan persinggahan, di mana tempat berlabuhnya orang-orang Belanda, maka disebut juga dengan Desa Labuan Belanda. Desa labuan memiliki luas 4,3 Km2 dengan jumlah penduduk 2.677 jiwa dari multi etnis di antaranya adalah suku bajo yang memiliki rumah di atas laut.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut