Kampung Unik di Flores Ini Dijuluki ‘Surga di Atas Awan’, Cek Lokasi dan Daya Tariknya di Sini!
Masyarakat Wae Rebo memiliki upacara adat Penti yang diselenggarakan pada bulan November setiap tahunnya. Tujuannya sebagai ungkapan rasa syukur atas hasil panen yang melimpah.
Saat itu, seluruh penduduk Wae Rebo akan memakai pakaian adat dan aksesori. Mereka lalu menyelenggarakan ritual tertentu.
Dilansir dari laman resmi Wonderful Indonesia, Kamis (22/6), penduduk Wae Rebo ternyata berasal dari Suku Minangkabau. Konon, nenek moyang mereka berlayar dari Pulau Sumatera dan mendarat di Pulau Flores, tepatnya di Nanga Paang.
Namun karena sudah tak ingin hidup berpindah-pindah, mereka memutuskan untuk bermukim di Wae Rebo. Sejak saat itu, mereka beranak-pinak sampai sekarang.
Sebagian besar mata pencaharian penduduk Wae Rebo berada di sektor pertanian. Mereka biasanya menanam kopi, cengkih, dan umbi-umbian.