Kampung Unik di Bali Ini Dinobatkan Jadi Kampung Terbersih di Dunia, Begini Sejarah hingga Daya Tariknya
Mayoritas penduduk Penglipuran beragama Hindu. Oleh sebab itu, perayaan hari raya Galungan yang diselenggarakan setiap 210 hari sekali dapat dilihat oleh wisatawan.
Tak hanya itu, terdapat pula ritual Ngusaba untuk memperingati hari jadi desa. Tentu saja wisatawan harus mengikuti peraturan adat setempat jika ingin mengikuti ritual-ritual tersebut
Warga Desa Penglipuran ternyata juga memproduksi sejumlah kerajinan tangan, seperti anyaman bambu, keben lukis, topeng bambu ukir, hingga miniatur desa. Selain membelinya, wisatawan juga dapat proses pembuatan dari para pengrajin.
Masakan khas yang ada di Penglipuran adalah tipat cantok dan loloh cemcem. Tipat cantok sendiri merupakan makanan yang terbuat dari ketupat dan dicampur dengan berbagai sayuran rebus dan diaduk dengan bumbu kacang.
Sedangkan loloh cemcem merupakan minuman yang terbuat dari berbagai macam tanaman herbal. Karena banyak berasal dari tanaman, warna dari minuman itu adalah hijau pekat.
Sekitar seratus meter di luar Desa Penglipuran, terdapat hutan bambu seluas 45 hektar yang indah. Hutan bambu yang dianggap sakral oleh masyarakat setempat itu memiliki panorama yang indah serta udara yang asri.
Itulah sejarah hingga daya tarik kampung unik di Bali yang dinobatkan jadi kampung terbersih di dunia. Selamat berkunjung.
Editor: Komaruddin Bagja