Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Slow Travel ke Bhutan, Layak Jadi Tujuan Liburan Berikutnya!
Advertisement . Scroll to see content

Jembatan Berusia 100 Tahun Ini Viral karena Terkenal Angker, Berani Lewat?

Jumat, 21 Mei 2021 - 21:05:00 WIB
Jembatan Berusia 100 Tahun Ini Viral karena Terkenal Angker, Berani Lewat?
Jembatan angker (Foto: odditycentral)
Advertisement . Scroll to see content

Pada akhirnya negara tidak memiliki pilihan lain selain membongkar jembatan tersebut dan meninggikannya sebanyak 20 sentimeter untuk menghindari kecelakaan. Tetapi tampaknya hal tersebut tidak cukup membantu, sebab jembatan tersebut telah memakan korban yang ke-167.

“Lokasinya agak rumit karena merupakan jalan dua jalur. Satu arah antara dua gedung yang relatif tinggi. Jadi pendekatannya sangat sempit. Jika tidak memerhatikan rambu-rambu itu, Anda tidak akan memerhatikan jembatan, dan pada saat itu Anda sudah di atasnya,” kata Jurgen Henn dari situs 11feet8.

Hen adalah orang yang bertanggung jawab untuk membuat jembatan tersebut menjadi viral. Dia telah mengunggah video kecelakaan truk di sana selama bertahun-tahun, dan hari ini saluran YouTube 11foot8 memiliki lebih dari 170.000 pelanggan, dan puluhan juta penayangan.

Setelah menyaksikan puluhan kecelakaan truk dari jendela kantornya yang menghadap ke jembatan, Hen memutuskan untuk memasang kamera pengintai untuk menangkap tabrakan. Dia kemudian mulai mempostingnya secara online, dan orang-orang tampaknya sangat ingin tahu.

Dia membuat situs web 11foot8 dan bahkan toko suvenir tempat orang dapat membeli puing bekas tabrakan (potongan aluminium yang hancur dari rangka truk yang menabrak jembatan). Selama bertahun-tahun, pihak berwenang menunggu ratusan truk menjadi korban jembatan 11foot8 yang terkenal di Durham.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut