Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Sekadar Seru, Wahana Modern Kini Jadi Magnet Wisata Keluarga
Advertisement . Scroll to see content

Fakta Menarik Pulau Gili Iyang di Sumenep, Salah Satunya Bikin Awet Muda karena Oksigennya 

Selasa, 15 Agustus 2023 - 12:29:00 WIB
Fakta Menarik Pulau Gili Iyang di Sumenep, Salah Satunya Bikin Awet Muda karena Oksigennya 
Rekomendasi pulau untuk healing bebas polusi (Foto: Instagram )
Advertisement . Scroll to see content

Kedua, asal nama pulau ini adalah Gili Elang atau Pulau Elang yang memiliki arti 'pulau yang hilang' dalam bahasa Madura. Sebab, pada zaman penjajahan Belanda, pulau ini tidak ditemukan atau hilang. 

Sementara, pulau-pulau di sekitarnya telah ditemukan terlebih dahulu. Dari hasil verifikasi Tim Pembakuan Nama Rupabumi Tahun 2006, nama pulau ini dibakukan menjadi Giliyang yang kemudian dikenal oleh masyarakat Sumenep sampai sekarang. Pulau Gili Iyang merupakan bagian dari Kecamatan Dungkek. Pulau ini diyakini sudah dihuni sejak masa pemerintahan Sultan Abdurrahman (1811-1854). Di masa itu, yang menemukan pulau ini disebut-sebut merupakan seorang keluarga pelaut dari Makassar bernama Daeng Masalle. Setelah Masalle, banyak keluarganya yang dari Makassar ikut hijrah melalui Desa Bancamara. Mereka terus menetap turun-temurun dan berasimilasi dengan warga lokal.

2. Punya udara dengan kadar oksigen tinggi

Pulau yang dihuni kurang lebih 4.500 jiwa ini mulai menyedot kedatangan turis mancanegara. Pulau kecil di tengah 17 ribu pulau di kawasan Nusantara ini didatangi banyak kalangan, suku, dan bahkan bangsa lain hanya untuk menghirup oksigen di pulau mini itu. Gili Iyang berada di posisi kedua di dunia untuk kadar oksigen tertinggi, dan menduduki peringkat pertama untuk kadar oksigen tertinggi di Indonesia. Fakta ini didapatkan melalui berbagai penelitian di awal tahun 2000-an oleh Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN). Lalu tahun 2005-2006 dilanjutkan oleh LIPI.  

Menurut salah satu pelaku wisata di Pulau Gili Iyang, oksigen yang ada di Gili Iyang itu bukan berasal dari tumbuhan, namun dari sirkulasi udara hasil pertemuan angin Jawa dan angin Kalimantan yang berlangsung di atas Pulau Gili Iyang. Dari hasil sirkulasi udara tersebut, pada siang hari kadar oksigen di Gili Iyang menyentuh angka 20,9 persen dan 21 persen di malam hari. Bahkan, saat penelitian berlangsung, kadar oksigen sempat menyentuh angka 30 persen. Sementara, di daerah-daerah lain, kadar oksigen rata-rata berkisar antara 17-18 persen. Artinya, kadar oksigen di Pulau Gili Iyang 3 persen hingga 4 persen di atas normal.

3. Jadi tempat wisata berbasis wellness

Tingginya kandungan oksigen di Pulau Gili Iyang, membuktikan, tempat ini bisa menjadi destinasi yang tepat bagi wisatawan yang memiliki minat khusus pada wisata berbasis wellness. Selain menikmati pemandangan alam yang memesona, wisatawan juga dapat menjaga kebugaran tubuh dengan melakukan berbagai aktivitas menarik. 

Kebanyakan wisatawan yang datang ke sini memang memiliki minat khusus. Biasanya mereka berolahraga untuk menunjang kebugaran tubuh, seperti yoga, jogging, hingga bersepeda keliling pulau. Salah satu aktivitas yang direkomendasikan di sini adalah mengelilingi Pulau Gili Iyang sembari menikmati udara segar menggunakan sepeda onthel. Tidak perlu khawatir, wisatawan hanya memerlukan waktu kurang lebih satu jam saja untuk mengeksplorasi seluruh area pulau.

4. Alasan dijuluki sebagai pulau awet muda

Ternyata ada alasan mengapa Pulau Gili Iyang dijuluki sebagai pulau awet muda. Sebab, di dalam pulau ini hidup banyak orang tua lanjut usia dengan kondisi kesehatan yang sangat prima, meski umurnya telah lebih dari 80 tahun. Dengan kata lain, angka ini melebihi harapan hidup warga Indonesia pada umumnya. Usut punya usut rahasia umur panjang dan awet muda penduduk yang tinggal di sana adalah kondisi alamnya yang bebas dari polusi serta memiliki kandungan oksigen yang sangat tinggi. Oleh karena itu, bukan hal yang aneh jika pulau ini memiliki banyak julukan. Mulai dari pulau awet muda, pulau tanpa polusi hingga pulau oksigen.

Editor: Vien Dimyati

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut