Eksotisme Air Terjun Cunca Wulang di Labuan Bajo, Ada Kolam Bulan Diapit Batuan Unik
Atraksi wisata Cunca Wulang sangat cocok untuk dijadikan tujuan melepas penat dari hingar bingar perkotaan, dan padatnya pekerjaan atau rutinitas sehari-hari. Adapun beberapa aktivitas seru yang bisa dilakukan wisatawan seperti, trekking, berenang, bersantai-santai sambil menikmati keindahan air yang jatuh serta suara gemericik air yang menenangkan.
Penamaan Air Terjun Cunca Wulang
Dinamakan air terjun Cunca Wulang karena, jika dilihat lebih dekat permukaan air terjun ini serupa atau mirip dengan permukaan bulan atau wulan. Menurut cerita masyarakat setempat, jika ada matahari yang menyinari air jatuh, air terjun ini akan terlihat seperti cahaya bulan. Jika wisatawan ingin mendekat dengan air terjun, pastikan Anda memiliki kemampuan untuk berenang. Karena di bagian bawahnya, terdapat arus air yang terbilang cukup deras.
Tarif Masuk Air Terjun Cunca Wulang
Biaya retribusi yang perlu dibayar oleh wisatawan untuk menikmati keindahan atraksi wisata Air Terjun Cunca Wulang adalah Rp20.000 untuk biaya masuk. Karena letak air terjun yang berada di tengah-tengah hutan, wisatawan perlu menyewa pemandu atau guide dengan harga Rp65.000 per orang. Ditambah dengan retribusi untuk wilayah itu sekitar Rp100.000.
Fasilitas Air Terjun Cunca Wulang
Selain pemandu, fasilitas lain yang disediakan oleh pengelola wisata setempat adalah jalan berupa tangga-tangga dan juga jembatan gantung, yang dibangun melintasi sungai untuk menuju Air Terjun Cunca Wulang.
Cara Menuju Air Terjun Cunca Wulang
Dari tempat parkir, wisatawan perlu trekking selama 15 menit menuju air terjun. Akses menuju ke air terjun sangat mudah dengan jalan berupa batuan vaping. Selama trekking, mata Anda akan disegarkan dengan berbagai vegetasi hijau yang tumbuh di samping kanan dan kiri jalan. Tak hanya menyegarkan mata, tetapi juga membuat suasana lebih asri dan tak panas selama trekking.
Ketika datang ke tempat seperti Air Terjun Cunca Wulang pastikan Anda menggunakan alas kaki yang nyaman dan anti licin, seperti sendal atau sepatu gunung yang dibuat sesuai dengan medan-medan, seperti atraksi wisata Cunca Wulang.
Editor: Vien Dimyati