Damainya Tinggal di Desa Ini, Sejuk dan Asri tapi Tidak Boleh Dikunjungi Jumat Sabtu
Masyarakat menganggap albinisme ini berawal dari warga Belanda yang memiliki keturunan dengan orang Indonesia, sehingga warna kulit putih pucat mereka dianggap bukan sebagai hal yang aneh di kampung tersebut.
Warga albino

Meski terkenal dengan penduduknya yang berkulit putih pucat, tak semua warga Kampung Ciburuy adalah albino. Terhitung ada sembilan orang penduduk dusun ini yang mengalami masalah pigmen warna kulit. Sembilan penduduk yang mengalami albino yakni Hakim (3), Dewi Resmana (13), Heri Agustin (15), Rosana (17), Firman (40), Isur Suryana (41), Asep (50), Jajang (2) dan Emak Entar (60).
Ada sejak zaman Kerajaan Padjajaran
Fakta selanjutnya ialah Kampung Ciburuy sudah ada sejak zaman Kerajaan Padjajaran. Masyarakat yang memiliki kulit albino rupanya sudah hadir sejak beradab-abad yang lalu. Konon, keturunan albinisme ini sudah ada sejak zaman nenek moyang mereka, sehingga beberapa penduduk memiliki gen berkulit putih pucat.
Dilarang berkunjung pada Jumat dan Sabtu
Satu lagi fakta menarik dari Kampung Ciburuy ialah dilarangnya kunjungan pada Jumat dan Sabtu. Hal ini lantaran kampung tersebut masih memercayai tradisi hingga harus menerima segala pantangan. Salah satunya soal kunjungan ke Kampung Ciburuy ini. Kampung ini dilarang menerima pengunjung seti Jumat dan Sabtu, keyakinan itu telah dilakukan sejak lama dan tak pernah dilanggar. Namun, masih belum diketahui apa alasan kampung tersebut dilarang dikunjungi pada hari Jumat dan Sabtu.
Editor: Vien Dimyati