Bukit Peramun Tawarkan Sensasi Hutan yang Indah, Turis Malaysia dan Singapura Dibidik!
"Dengan menyuguhkan panorama hutan alami yang masih asri, kami percaya desa ini memiliki potensi tinggi di pasar internasional apabila didukung dengan akses dan promosi yang tepat," ujar Hera dalam keterangan resminya, Jumat (5/6/2026).
Bukit Peramun telah dikelola oleh Kelompok Hutan Kemasyarakatan (HKm) Arsel sejak 2006. Seiring berjalannya waktu, kawasan ini berkembang menjadi destinasi wisata berbasis masyarakat yang menggabungkan konservasi lingkungan dengan aktivitas wisata.
Selama kunjungan, peserta diajak menyusuri jalur trekking sambil mengenal berbagai tanaman herbal dan flora khas Belitung. Pengunjung juga dapat memanfaatkan aplikasi Virtual Assistance & Kenali Pohon (KePo) yang membantu mengenali berbagai jenis tumbuhan yang ditemukan di sepanjang perjalanan.
Petualangan berlanjut menuju sejumlah titik favorit seperti Batu Kembar, Batu Ampar, dan puncak Bukit Peramun. Dari lokasi tersebut, wisatawan dapat menikmati panorama alam Belitung dari ketinggian sekaligus menyaksikan keindahan matahari terbenam.
Tak hanya itu, pengalaman wisata juga dilengkapi dengan sajian kopi dan kuliner lokal khas Belitung. Saat malam tiba, wisatawan berkesempatan mengikuti pengamatan tarsius, satwa endemik yang menjadi salah satu ikon ekowisata di daerah tersebut.