Bangkitkan Ekraf, Sandiaga Uno Apresiasi Pertunjukan Gantari di Candi Prambanan
Sementara itu, Thresia Mareta, Pendiri Lakon Indonesia mengatakan, tujuannya digelar secara ini adalah untuk melestarikan budaya dengan memperingati hari Batik Nasional.
"Gantari yang dihadirkan merupakan perjalanan untuk mendalami dan menyempurnakan cerita Lakon Indonesia, sebagai kelanjutan dari Pakaiankoe yang sebelumnya telah digelar pada 15 November tahun lalu di area SCBD, Jakarta," ujar Thresia Mareta.
Dia menambahkan, lerjalanan ini merupakan cerita yang menggambarkan metamorfosa Lakon Indonesia. Melakoni peranannya dalam menggali budaya dan tradisi serta mempertahankan prinsip dasar yang telah diwariskan secara turun temurun.
Dalam pagelaran kali ini, Lakon Indonesia berkolaborasi dengan Irsan - designer, Adi Purnomo - arsitek, hingga badan pemerintah dan Kemenparekraf. Kolaborasi ini diharapkan dapat membantu para pengrajin, UMKM, terutama dalam industri fashion dan industri kreatif lain sebagai pendukungnya untuk bergerak, terutama di dalam masa pandemi ini.
“Kami juga ingin menyampaikan semangat pandemi ini tidak melemahkan, melainkan menyatukan kita untuk dapat bergerak bersama dalam membuat pembaharuan yang akan terus menguatkan Indonesia," katanya.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Angela Tanoesoedibjo; serta Deputi Bidang Pemasaran Kemenparekraf/Baparekraf, Nia Niscaya.
Editor: Vien Dimyati