Apresiasi Hari Ayah lewat Pertunjukan Film Pendek
"Melalui inisiatif ini kami ingin mengajak masyarakat untuk mengapresiasi para ayah dan bagaimana kehadiran mereka memiliki arti yang sama penting dengan Ibu dalam merawat keluarga," kata Fenny Kusnaidy, belum lama ini.
Menurutnya, selain menjadi kepala keluarga, ayah juga memiliki hubungan spesial dengan anak-anak mereka, seperti kualitas hubungan ayah-anak yang dikemukakan oleh Dr. Rob Palkovitz dari University of Delaware, yaitu afektif, tentang bagaimana ayah mencintai, mendukung, dan berupaya membuat anak merasa aman.
"Perilaku mengenai bagaimana ayah terlibat secara positif dengan anak-anaknya seperti menemani bermain atau membantu mengerjakan pekerjaan rumah, serta koneksi, bagaimana ayah dapat peka dan membaca suasana hati
anaknya," katanya.
Ketika anak membutuhkan perhatian, ayah akan hadir menemani, namun juga memberi keleluasaan jika anak merasa terbebani. Hubungan positif ayah dengan anak-anak menjadi inspirasi bagi Sasa memberikan apresiasi bagi mereka, terlebih topik mengenai apresiasi terhadap ayah belum banyak menjadi fokus masyarakat Indonesia, khususnya pengguna media sosial.
Data dari Crowdtangle.com menunjukkan, postingan di media sosial Instagram di Indonesia pada 2019 terkait Hari
Ayah hanya mencapai 2.8 juta interaksi, jauh lebih sedikit dibandingkan momen Hari Ibu yang mencapai 20 juta interaksi atau hampir sepuluh kali lebih banyak diperbincangkan dibandingkan dengan Hari Ayah.
“Inisiatif digital memungkinkan keluarga berpartisipasi memberikan penghargaan bagi sosok ayah yang mereka cintai, sekaligus merekatkan hubungan ayah-anak dengan cara yang unik," katanya.
Dia berharap inisiatif ini tak hanya menjadi penyemarak peringatan Hari Ayah tapi juga dapat menciptakan kebahagiaan bagi seluruh keluarga.
Editor: Vien Dimyati