Angela Tanoesoedibjo Sebut Konsep Climate Friendly Tourism Dapat Wujudkan Pariwisata Berkelanjutan
Secara lebih detail, Angela menjelaskan, dari aspek people pihaknya memerhatikan apa keinginan wisatawan, lalu aspek planet adalah bagaimana Kemenparekraf merawat dan melestarikan destinasi wisata, dan aspek prosperity memaksimalkan nilai ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.
"Kami yakin, rumusan 3P adalah pilar untuk mencapai pariwisata berkualitas dan berkelanjutan yang jika semakin dilestarikan, semakin mensejahterakan," kata Angela Tanoesoedibjo.
Dia menambahkan, satu langkah konkrit yang sudah Kemenparekraf lakukan untuk mewujudkan konsep pengembangan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan ini adalah dengan program carbon footprint calculator dan carbon offsetting yang sudah diluncurkan pada Januari 2022.
Program tersebut adalah hasil kolaborasi antara kemenparekraf dengan Jejak.in, melakukan perhitungan emisi yang dihasilkan dari perjalanan wisatawan, baik dari penggunaan listrik, bahan bakar transportasi, dan lain sebagainya.
Untuk program offsetting yaitu menanam pohon bagi wisatawan untuk memitigasi jejak karbon hasil dari perjalanan mereka. Inovasi ini didukung KLHK karena bertujuan untuk melestarikan lingkungan hidup dan mengembangkan hutan kota.