Alasan Indonesia Masuk Daftar Negara Teraman jika Perang Dunia III Pecah
Selandia Baru juga termasuk negara yang dinilai aman jika konflik global berskala besar terjadi. Negara ini berada di peringkat kedua dalam indeks perdamaian global.
Letaknya yang berada di belahan bumi selatan membuat Selandia Baru relatif terisolasi dari pusat konflik dunia. Selain itu, kontur geografis berupa pegunungan dan alam luas menjadi perlindungan alami bagi negara tersebut.
Swiss juga dikenal sebagai salah satu negara paling aman dan damai di dunia. Negara ini memiliki sejarah panjang dalam menjaga kebijakan netralitas politik, termasuk saat Perang Dunia II.
Sikap netral tersebut membuat Swiss jarang terlibat dalam konflik militer internasional. Selain itu, negara ini memiliki sistem perlindungan sipil yang sangat kuat.
Swiss juga dikenal memiliki banyak bunker serta tempat perlindungan nuklir yang disiapkan untuk melindungi warga jika terjadi perang besar. Infrastruktur perlindungan ini membuat negara tersebut dinilai memiliki tingkat kesiapsiagaan tinggi.
Selain itu, Greenland juga sering disebut sebagai wilayah yang relatif aman dalam skenario konflik global. Wilayah ini memiliki populasi yang sangat kecil serta berada di lokasi yang terpencil.
Kondisi tersebut membuat Greenland kecil kemungkinan menjadi target utama dalam konflik global. Selain itu, wilayah ini tidak memiliki banyak fasilitas militer strategis yang berpotensi menjadi sasaran serangan.
Afrika Selatan juga masuk dalam daftar negara yang dianggap aman untuk bertahan hidup jika Perang Dunia III terjadi. Negara ini memiliki sumber daya alam yang melimpah, termasuk lahan subur serta sumber air tawar.
Ketersediaan sumber daya tersebut membuat Afrika Selatan dinilai mampu menopang kebutuhan masyarakat dalam situasi krisis global. Infrastruktur yang cukup modern juga membantu negara tersebut mengelola sumber daya secara efektif.
Editor: Dani M Dahwilani