6 Desa di Banyuwangi Harus Dikunjungi Minimal Sekali Seumur Hidup, Singgah ke Hutannya Bikin Merinding
JAKARTA, iNews.id - Pesona keindahan alam yang ada di Banyuwangi sangat menarik untuk dijelajahi. Banyuwangi merupakan kabupaten yang terletak di ujung timur Pulau Jawa yang terkenal dengan keindahan alamnya, seperti pantai, gunung, dan taman nasional.
Salah satu daya tarik utama dari Banyuwangi adalah Kawah Ijen, gunung berapi aktif yang terkenal dengan fenomena api biru (blue fire) yang spektakuler dan danau kawah yang berwarna biru kehijauan. Banyuwangi juga dikenal dengan kekayaan budaya dan tradisi lokalnya.
Ada berbagai festival dan acara budaya yang sering diadakan, seperti Festival Banyuwangi Ethno Carnival dan Gandrung Sewu. Selain itu, Banyuwangi juga menjadi pintu gerbang menuju Bali bagi banyak wisatawan yang bepergian dari Pulau Jawa.
Di balik keindahan Banyuwangi ada beberapa desa yang harus dikunjungi. Desa-desa yang tersembunyi tersebut menyimpan daya tarik menakjubkan. Penasaran, di mana saja desa-desa di Banyuwangi yang harus dikunjungi minimal sekali seumur hidup. Berikut ulasannya dirangkum pada Jumat (6/9/2024).
Desa pertama yang bisa dikunjungi adalah Osing Kemiren yang terletak di Kecamatan Glagah, Kabupaten Banyuwangi. Desa ini memiliki luas 177.052 hektare dengan penduduk 2.569 jiwa. Desa Adat Osing Kemiren berasal dari nama kemirian, atau banyak pohon kemiri. Mayoritas masyarakat adalah suku osing yang merupakan suku asli Kabupaten Banyuwangi. Desa Kemiren juga menjadi bagian dari kawasan Ijen Geopark sebagai culture site.