5 Julukan Kota Semarang dengan Sejarah Menakjubkan di Baliknya
Julukan ini terinspirasi oleh hidangan khas Kota Semarang yang dikenal sebagai lumpia. Lumpia merupakan makanan dari Tionghoa-Indonesia, dan menjadi salah satu ikon kuliner kota Semarang.
Julukan ini berasal dari nama penerbitan atlas ternama yang dulunya berada di Semarang pada masa kolonial Belanda. Penerbitan atlas tersebut bernama "N.V. Boekhandel en Drukkerij v/h G.C.T. van Dorp & Co", dan menjadi referensi utama para pelaut untuk menavigasi perairan Indonesia.
Semarang dikenal memiliki banyak kanal dan sungai kecil yang membelah kota, sehingga sering disebut sebagai "Venetie van Java" atau "Venice of Java". Julukan ini juga mencerminkan warisan kolonial Belanda yang masih terlihat di bangunan-bangunan tua di sepanjang kanal.
Julukan ini merujuk pada kekayaan laut di Semarang yang menghasilkan sejumlah besar udang. Karena itu, udang menjadi bahan utama kuliner khas Semarang seperti udang goreng mentega, udang telor asin, dan lain-lain.
Julukan ini diberikan oleh Pemerintah Hindia Belanda karena Semarang menjadi salah satu pusat perdagangan penting di Asia pada abad ke-19. Semarang menjadi tempat transit bagi barang-barang dagangan dari Eropa menuju Asia, dan sebaliknya. Karenanya, kota Semarang dikatakan sebagai "Kota Atlas Asia".
Itulah julukan kota Semarang dan sedikit sejarah di baliknya. Selamat berkunjung ke Kota Semarang!
Editor: Vien Dimyati