10.000 Seniman Siap Ramaikan Pesta Kesenian Bali 2021, Pariwisata Akan Bangkit
Dia juga menambahkan, PKB ke-43 ini merupakan salah satu dari program "Kharisma Event Nusantara (KEN) 2021" yang diluncurkan April lalu dengan tujuan menggerakkan kembali roda perekonomian di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif, terutama di bidang event.
Karenanya Kemenparekaf sangat mendukung penyelanggaraan event yang akan selama satu bulan ke depan ini, yaitu hingga 10 Juli 2021.
Rizki menjelaskan, berdasar arahan dari Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, pada setiap event KEN 2021 ada empat poin-poin yang menjadi perhatian pihaknya. Yaitu pertama Localize, mengangkat potensi lokal, autentik dan memberikan manfaat kepada masyarakat lokal.
Kedua, Personalize, memberikan kesan. Ketiga, Customize, di mana target audience dan spesifikasinya harus jelas. Terakhir, Smaller in Size, bentuk kegiatan hybrid dan dukungan promosi diperkuat.
“Dan ke depannya, amanat dari Pak Menteri (Sandiaga Salahuddin Uno), dalam pelaksanaan event ada tiga hal lain yang harus diperhatikan. Pertama, Relevan. Temanya harus berkaitan dengan kondisi saat ini, seperti kesehatan. Kedua, Digitalize. Bersifat digital dengan teknologi terkini dan dekat dengan milinial. Ketiga, Sustainable. Harus memerhatikan keberlanjutan lingkungan, budaya dan ekonomi,” kata Rizki.