Wamenparekraf Angela Sebut Adaptasi Digitalisasi Jadi Tantangan Industri Fesyen Muslim Indonesia
Angela memaparkan, jika dilihat dari catatan data. Sepanjang 2020, transaksi perdagangan digital Indonesia sudah mencapai lebih dari Rp253 triliun dan diperkirakan akan meningkat menjadi Rp330,7 triliun pada 2021.
Pada masa mendatang, karena permintaan makin banyak dan begitu dipengaruhi teknologi. Angela yang juga menjabat sebagai Ketua DPP Partai Perindo Bidang Ekonomi Digital & Kreatif tersebut menegaskan, industri fesyen Muslim harus memanfaatkan betul teknologi agar semakin siap bersaing.
“Ke depannya berbagai permintaan konsumen domestik atau global pasti akan sangat dipengaruhi oleh teknologi. Jadi kita perlu memanfaatkan teknologi dalam peningkatan nilai tambah produk dan efisiensi usaha. Maka, kita bisa memberikan karya dan solusi terbaik bagi masyarakat,” tutur Angela.
Editor: Vien Dimyati