Tren Belanja Emas Meningkat, Jangan Asal Beli Ini Hal Harus Diperhatikan
JAKARTA, iNews.id - Belanja emas menjadi salah satu pilihan investasi yang semakin diminati masyarakat. Di tengah kondisi ekonomi global dan domestik yang fluktuatif, emas dikenal sebagai instrumen investasi yang relatif aman dan mampu menjaga nilai aset dalam jangka panjang.
Tak heran jika banyak orang mulai melirik emas sebagai cara sederhana untuk menyimpan kekayaan sekaligus melindungi nilai uang dari inflasi. Namun, perlu diingat ada beberapa hal perlu diperhatikan saat belanja emas.
Pertama, pastikan emas yang dibeli memiliki sertifikat keaslian. Sertifikat ini penting untuk menjamin kemurnian emas serta memudahkan proses penjualan kembali di masa mendatang.
Kedua, perhatikan selisih harga antara harga beli dan harga jual kembali atau yang dikenal sebagai spread. Setiap produk emas memiliki selisih harga yang berbeda-beda, sehingga penting untuk memilih produk memiliki spread yang relatif kecil agar potensi keuntungan lebih optimal.
Ketiga, pilih tempat pembelian terpercaya. Baik membeli secara langsung di toko emas maupun melalui platform digital, pastikan penjual memiliki reputasi baik dan menyediakan produk emas resmi serta bersertifikat.
Selama ini, masyarakat Indonesia lebih mengenal emas batangan produksi Antam. Di tengah pasokan logam mulia (LM) Antam yang banyak diburu dan mengalami kelangkaan ada berbagai alternatif brand emas yang bisa digunakan investasi.
Kehadiran berbagai merek emas batangan kini memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat yang ingin berinvestasi dengan harga kompetitif. Banyak masyarakat yang mencari alternatif belanja emas atau investasi, seperti UBS, Lotus Archi, KISA24.
Founder group perusahaan Kisara Capital, Reza Rizky Darmawan mengatakan, minat masyarakat terhadap emas tumbuh signifikan dalam beberapa bulan terakhir. Sebagai grup investasi yang fokus pada industri emas, Kisara Capital memosisikan KISA24 jawaban untuk kebutuhan pasar yang dinamis.
"Logam mulia KISA24 hadir di tengah ramainya investasi emas di masyarakat dan banyak diminati," ujar Reza dalam keterangan persnya di Jakarta, Jumat (13/2/2026).
Menurut Reza, logam mulia KISA24 telah bersertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI) dengan memproduksi beberapa varian, yakni emas murni 999.9 gram dan 24 karat, dengan ukuran 1, 5, 10, 25, 50 dan 100 gram.
Melihat beragam pilihan emas di pasar, belanja emas dapat menjadi solusi investasi. Tidak hanya bergantung pada satu merek, masyarakat kini memiliki lebih banyak alternatif emas yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan investasi masing-masing.
Editor: Dani M Dahwilani