Resensi Buku Sang Guru Darwis Triadi, Sang Godfather of Photography
3. Sebagai Guru yang Baik
BABE merupakan seorang guru utama yang mengajar di Darwis Triadi School of Photography dengan metode pengajaran yang sungguh baik, ucapan yang fasih, perkataan yang bersih, ungkapan yang manis, isyarat yang lembut, jiwa yang cerah, lapang dada, kasih sayang melimpah, bijaksana, penuh perhatian, serta senantiasa ramah kepada siapa pun. BABE semangat untuk memberikan inspirasi dan semangat bagi yang ingin berkembang. Memberikan kesempatan bagi seluruh regenerasi untuk melahirkan fotografer baru.
4. Tidak Banyak Bicara, Langsung Bertindak
BABE memang tidak banyak berbicara atau meyakinkan dengan kata-kata, melainkan dengan tindakan. BABE sebagai guru mengajar dengan tindakan dengan caranya tersendiri. Jika kita mampu menangkap maksud dari tindakannya serta menangkap berjuta makna atas apa yang diperbuat, maka sesungguhnya kita memahami komitmen yang begitu besar terhadap apa yang menjadi profesinya.
Spirit, motivasi, dan mentalitas adalah rumusan yang selalu menjadi pegangan, selalu menguatkan BABE dalam mengabdi pada profesi. Tidak hanya sebagai fotografer atau pendidik, rumusan tersebut juga berlaku terhadap segala bidang profesi.
Kekurangan Buku
Kekurangan buku ini kurang dikemas secara mendetail. Misalnya, mengulas secara teknik dan cara fotografi bagi pemula. Meskipun demikian, di buku ini pembaca justru akan menemukan banyak sekali fakta dan perspektif yang penting bagi fotografer. Selebihnya, buku ini sangat direkomendasikan untuk dijadikan teman bacaan. Kamu dapat menemukan buku special di sini.

Buku ini penuh akan inspirasi dalam melakoni profesi, seperti hal yang dilakukan oleh Darwis Triadi dalam jalan hidupnya. Passion Darwis dalam menguasai ilmu fotografi, patut untuk menjadi patokan bagi pembaca.