Kiat bagi Pelaku Kreatif Pemula Bikin Digital Branding untuk Usaha
Dia menjelaskan, untuk membangun brand, kecakapan digital sangat diperlukan. "Sehebat apa pun strategi branding kita, pada akhirnya produk kitalah yang akan menjadi kunci sehingga orang mau membeli,” tutur Akhmad.
Pemimpin perusahaan jawatengah.online Padmasari Mestikajati mengatakan, dengan hadirnya internet, faktanya sekarang ini masyarakat di negara manapun menghadapi tantangan budaya. Untuk menangkis tantangan budaya bermedia digital ini, maka masyarakat perlu memiliki pengetahuan dasar akan nilai-nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan kecakapan digital.
"Hak-hak digital merupakan salah satu ruang lingkup budaya digital. Hak-hak digital harus disertai tanggung jawab. Tanggung jawab pertama yaitu menjaga hak atau reputasi orang lain. Misalnya, ketika membuat iklan, jangan mengintimidasi atau menyebut merek lain lebih jelek atau tidak sebaik brand kita. Tanggung jawab kedua adalah menjaga keamanan nasional, ketertiban masyarakat, atau kesehatan dan moral publik," kata dia.
Padmasari menambahkan, digital branding berfungsi menciptakan interaksi dan hubungan baik dengan konsumen, membuat brand Anda mudah diingat, menjangkau konsumen lebih luas, dan membuat bisnis lebih cepat berkembang.
"Tren branding tahun 2022 yaitu menjadi humanis, menunjukkan inklusivitas, mempresentasikan hal besar, disruptive brand, topical brand, dan monogram,” kata Padmasari.