Unjuk Gigi di CES 2026, Hyundai Pamer Kecanggihan Robot Humanoid Atlas
Hyundai menargetkan Atlas mulai diterapkan di lini produksi seperti pengurutan komponen pada 2028, sebelum akhirnya merakit bagian industri secara penuh pada 2030. Produksi massalnya diproyeksikan mencapai 30.000 unit per tahun.
Hyundai juga memperkenalkan skema Robotics-as-a-Service (RaaS), di mana perusahaan bisa menggunakan robot melalui sistem berlangganan tanpa harus membeli unit secara langsung. Model ini mencakup perawatan rutin dan pembaruan perangkat lunak otomatis, serta telah digunakan oleh perusahaan global, seperti DHL, Nestle, dan Maersk.
Selain Atlas, Hyundai juga memamerkan berbagai inovasi lain di CES 2026, mulai dari robot anjing Spot & Stretch, platform robot MobED peraih penghargaan Best of Innovation, Ioniq 5 Robotaxi tanpa pengemudi, hingga eksoskeleton X-ble Shoulder untuk membantu pekerja mengangkat beban berat.
Lewat pameran ini, Hyundai menegaskan bahwa kolaborasi manusia dan robot bukan lagi sekadar konsep fiksi ilmiah, melainkan solusi nyata menuju masa depan industri yang lebih aman, efisien, dan produktif.
Untuk mewujudkan ambisinya, Hyundai menyiapkan investasi jumbo senilai 125,2 triliun won di Korea Selatan mulai 2026, serta tambahan 26 miliar dolar AS untuk pengembangan pusat manufaktur robotika di Amerika Serikat (AS).

Editor: Dani M Dahwilani