Miris! Ilmuwan Temukan Lumba-Lumba Menderita Alzheimer gegara Sampah di Laut
Hewan ini mampu mengenali diri mereka sendiri di cermin. Mereka memiliki nama untuk satu sama lain. Mereka bahkan berduka atas kematian sesamanya.
Lantas, bagaimana mungkin makhluk seperti itu mengembangkan sesuatu yang begitu manusiawi? Simak beritanya sampai selesai.
Peneliti menilai, perairan tempat mereka berenang penuh dengan racun seperti merkuri, timbal, dan polutan lain yang menumpuk di tubuh mereka seiring waktu. Ya, ini terjadi salah satunya gegara sampah di laut yang semakin hari semakin banyak.
Zat kimia itu merusak sel-sel otak, mengganggu hormon, dan dapat memicu penyakit degeneratif. Pada dasarnya, manusia meracuni lautan, dan hewan-hewan terpintar di dalamnya menanggung akibatnya.
Beberapa peneliti berpikir ini juga dapat menjelaskan misteri yang menghantui mereka, yaitu fenomena terdamparnya lumba-lumba secara massal.