Kenapa Peradaban Maya Runtuh? Ini Penyebabnya
JAKARTA, iNews.id -Suku Maya tinggal di Amerika Tengah dan Semenajung Yucatán setidaknya sejak 1800 SM dan berkembang di wilayah tersebut selama ribuan tahun. Penelitian mencatat, peradaban Suku Maya runtuh antara 800 hingga 1000 masehi.
Tapi, meskipun istilah runtuhnya Suku Maya memunculkan gambar reruntuhan yang ditumbuhi hujan dan peradaban kuno yang kota-kotanya jatuh serta ditinggalkan, kenyataannya jauh lebih kompleks. Jadi, kenapa peradaban Suku Maya runtuh?
Sebagai permulaan, Suku Maya masih ada hingga hari ini. Menurut Lisa Lucero, profesor antropologi dan studi abad pertengahan di University of Illinois di Urbana-Champaign, sistem politik Maya yang runtuh, bukan masyarakatnya.
"Lebih dari 7 juta orang Maya yang hidup hari ini di Amerika Tengah dan sekitarnya membuktikan fakta ini," katanya sebagaimana dikutip dari Live Science.
Maya kuno tidak memiliki satu pemimpin pusat seperti seorang kaisar di Romo kuno, dan tak bersatu menjadi satu negara. Sebaliknya, peradaban Maya kuno terdiri atas banyak negara kecil, masing-masing berpusat di sekitar kota.