Keajaiban Alam, Fenomena Wolf Moon Bakal Hiasi Langit Indonesia 3 Januari 2026
Secara astronomi, bulan purnama terjadi ketika Matahari dan Bulan berada pada sisi yang berlawanan dari Bumi. Posisi ini membuat permukaan Bulan yang menghadap Bumi terlihat sepenuhnya dan memantulkan cahaya Matahari dengan maksimal.
Selain Wolf Moon, bulan purnama Januari juga dikenal dengan berbagai nama lain di berbagai budaya. Sebagian masyarakat menyebutnya Quiet Moon, sementara komunitas adat Assiniboine di Kanada menamainya Center Moon karena kemunculannya di pertengahan musim dingin.
Menurut Old Farmer’s Almanac, bulan ini juga dikenal sebagai Severe Moon yang mencerminkan kerasnya kondisi alam pada Januari. Di Sri Lanka, bulan purnama Januari bertepatan dengan perayaan Duruthu Poya Day.
Hari suci umat Buddha ini menandai kunjungan pertama Sang Buddha ke wilayah tersebut serta berdirinya kuil Buddha pertama di negara itu.
Waktu pengamatan Wolf Moon berbeda-beda di setiap wilayah dunia. Fenomena ini dapat diamati mulai pukul 05.03 pagi waktu New York, 10.03 waktu London, 19.03 waktu Tokyo, 18.03 waktu Beijing, dan 21.03 waktu Sydney. Sementara di Indonesia, khususnya Jakarta, Wolf Moon mulai dapat disaksikan pada pukul 17.03 WIB, dengan catatan kondisi cuaca cerah dan tidak hujan.