Bagaimana Jadinya bila Manusia Nekat Ngebor Bumi? Ada Cairan Panas 6.000 Derajat Celcius
Mengebor inti luar Bumi yang mengandung paduan besi-nikel yang panas dan cair ini akan sangat sulit. Menurut Damon Teagle, profesor geokimia di Universitas Southampton, Inggris, mengebor inti Bumi sama dengan mencari masalah.
"Hal ini akan menyebabkan berbagai macam masalah. Inti luar yang berapi-api akan seperti mengebor cairan, dan kemungkinan besar akan melelehkan bor tersebut kecuali air dingin dipompa ke bawah," katanya dilansir dari Live Science, Minggu (17/12/2023).
Kemudian, setelah 5.000 km, bor akan mencapai inti bagian dalam, yang tekanannya sangat kuat meskipun suhu terik, inti nikel dan besi tetap padat. Di sini, manusia akan berada pada tekanan yang belum pernah dibayangkan.
Pada tahapan ini bor akan ditarik hingga ke inti oleh gravitasi Bumi. Di pusat inti, gravitasinya akan serupa dengan saat berada di orbit, secara efektif tidak berbobot. Itu karena tarikan massa bumi akan sama besarnya ke segala arah.
Kemudian ketika bor terus menuju sisi lain Bumi, tarikan gravitasi akan berubah relatif terhadap posisi bor, yang secara efektif menariknya turun menuju inti lagi. Bor harus bekerja melawan gravitasi saat mendorong ke permukaan.
Itu artinya, jika pun manusia bisa menembus hingga inti Bumi, bukan lah hal mudah untuk membawa bor kembali ke permukaan Bumi lainnya. Masih ada proses panjang lain ditambah dengan masalah baru berupa tarikan gravitasi yang menyulitkan bor naik ke atas.
Sepertinya masih banyak misteri alam yang belum terungkap manusia di muka Bumi.
Editor: Dani M Dahwilani