Astronom Temukan Planet Nakal Seukuran Bumi
Kebanyakan exoplanet di galaksi hanya terlihat karena bintang induknya. Secara harfiah, bintang memberikan cahaya yang memungkinkan para astronom mengamati dunia asing secara langsung.
Ketika sebuah planet terlalu kecil atau jauh untuk dilihat secara langsung, para ilmuwan masih dapat mendeteksinya dari sedikit tarikan gravitasi yang diberikannya pada bintang induknya (disebut metode kecepatan radial) atau dengan kedipan yang terjadi ketika sebuah planet lewat di depannya. sisi bintang yang menghadap Bumi (metode transit).
Planet nakal, menurut definisi, tidak memiliki bintang untuk menerangi jalan mereka atau untuk menerangi jalan teleskop ke arah mereka. Alih-alih, mendeteksi planet nakal melibatkan aspek teori relativitas umum Einstein yang dikenal sebagai pelensaan gravitasi.
Melalui fenomena ini, sebuah planet (atau bahkan benda yang lebih masif) bertindak sebagai kaca pembesar kosmik yang membelokkan cahaya benda di belakangnya untuk sementara dari sudut pandang Bumi.
“Jika sebuah benda masif lewat di antara pengamat yang berbasis di Bumi dan bintang sumber yang jauh, gravitasinya dapat membelokkan dan memfokuskan cahaya dari sumbernya. Pengamat akan mengukur kecerahan singkat dari bintang sumber,” ujar Mroz.
Editor: Dini Listiyani