Apa Itu Super New Moon 14 Juli? Ini Penjelasan Ilmiah dan Dampaknya bagi Bumi
Super New Moon bukanlah fenomena yang berbahaya. Fenomena ini merupakan bagian dari siklus alami orbit Bulan yang terjadi beberapa kali dalam setahun.
Dampaknya terhadap manusia secara langsung juga sangat kecil. Hingga kini, tidak ada bukti ilmiah yang menunjukkan bahwa Super New Moon dapat memengaruhi kesehatan, emosi, atau perilaku manusia.
Pengaruh yang telah terbukti secara ilmiah adalah terhadap pasang surut air laut akibat interaksi gravitasi Bulan dan Matahari. Oleh karena itu, masyarakat yang tinggal di kawasan pesisir diimbau untuk lebih waspada terhadap informasi prakiraan pasang laut dan peringatan dini banjir rob dari BMKG.
Pada 14 Juli 2026, fase bulan baru mencapai puncaknya sekitar 16.44 WIB. Meski tidak dapat dilihat dengan mata telanjang, fenomena ini menandai dimulainya siklus bulan baru yang nantinya akan berkembang menjadi sabit tipis beberapa hari setelahnya.
Bagi masyarakat umum, Super New Moon lebih penting dipahami dari sisi ilmiahnya, yakni sebagai fenomena astronomi yang dapat memengaruhi dinamika pasang surut air laut, bukan karena klaim-klaim astrologi yang hingga kini belum memiliki dasar ilmiah.
Editor: Muhammad Sukardi