Apa Itu Blue Moon, Fenomena Langka yang Akan Terjadi Malam Ini?
Fenomena ini terjadi karena adanya perbedaan antara siklus fase Bulan dan sistem kalender yang digunakan manusia. Dalam ilmu astronomi, Bulan membutuhkan waktu sekitar 29,5 hari untuk menyelesaikan satu siklus fase, mulai dari bulan baru hingga kembali ke fase bulan baru berikutnya.
Sementara itu, sebagian besar bulan dalam kalender Masehi memiliki panjang 30 atau 31 hari. Perbedaan inilah yang memungkinkan bulan purnama muncul pada awal bulan, kemudian kembali terjadi menjelang akhir bulan yang sama.
Dan, kondisi ini akan terjadi pada Mei 2026, setelah bulan purnama pertama muncul pada 1 Mei dan bulan purnama kedua terjadi pada 31 Mei.
Secara ilmiah, Blue Moon merupakan konsekuensi alami dari dinamika orbit Bulan mengelilingi Bumi. Bulan bergerak mengitari planet kita sambil memantulkan cahaya Matahari.
Ketika posisi Matahari, Bumi, dan Bulan hampir berada dalam satu garis lurus, sisi Bulan yang menghadap Bumi akan tampak sepenuhnya terang. Inilah yang dikenal sebagai fase bulan purnama.