Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 4 Artis yang Hobi Pelihara Hewan, Mengejutkan Biaya Perawatannya Mencapai Setengah Miliar per Bulan
Advertisement . Scroll to see content

8 Hewan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 1 Membunuh 780 Ribu Orang per Tahun

Selasa, 25 Juni 2024 - 08:03:00 WIB
8 Hewan Paling Berbahaya di Dunia, Nomor 1 Membunuh 780 Ribu Orang per Tahun
hewan paling berbahaya (Foto: unsplash)
Advertisement . Scroll to see content

Salah satu alasan mengapa gigitan mamba hitam (Dendroaspis polylepis) begitu mematikan adalah jumlah racun yang dapat dikeluarkannya dan kecepatan efek racun berbisa tersebut.  Setelah digigit, seseorang dapat mengalami kelumpuhan tubuh, kesulitan bernapas, dan kegagalan organ, termasuk serangan jantung. 

3. Anjing

Sahabat manusia juga bisa mematikan. Gigitan anjing gila adalah penyebab utama rabies di dunia (menyebabkan 99 persen kasus rabies pada manusia di seluruh dunia) menurut WHO.  

Sebagian besar kasus rabies dilaporkan di negara-negara Asia dan Afrika di mana terdapat banyak anjing liar yang membawa penyakit ini dan kurangnya akses medis untuk pengobatan rabies. Virus rabies menyerang sistem saraf pusat dan menyebabkan kematian rata-rata dalam waktu 1 hingga 3 bulan. 

4. Kuda Nil

Kuda nil adalah mamalia darat paling mematikan di dunia, membunuh rata-rata 500 orang per tahun di Afrika, lebih banyak dibandingkan singa dan predator puncak lainnya. 

Meskipun ukurannya tidak besar, kuda nil jantan dapat memiliki berat hingga 4.552 lbs (2.065 kg), kuda nil biasa adalah hewan liar yang agresif dan teritorial yang dapat menyerang dengan kecepatan pendek hingga 20 mph (32 km/jam di darat dan 8 mph (8 mph)  13 km/jam) di dalam air, menjadikannya sangat berbahaya bagi manusia, menurut San Diego Zoo Wildlife Alliance.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut