OpenAI Luncurkan GPT-Live, Sekarang ChatGPT Bisa Translate Real-Time!
JAKARTA, iNews.id – OpenAI resmi memperkenalkan GPT-Live, generasi terbaru model suara yang menjadi otak di balik fitur ChatGPT Voice. Teknologi anyar ini diklaim menghadirkan pengalaman berbicara dengan kecerdasan buatan (AI) yang jauh lebih alami, responsif, dan menyerupai percakapan antarmanusia.
Dalam pernyataan resmi yang diterima iNews.id, Kamis (9/7/2026), OpenAI menjelaskan GPT-Live merupakan model suara paling cerdas yang pernah mereka kembangkan. Model ini dibangun melalui berbagai terobosan riset sehingga mampu memahami ritme percakapan secara lebih baik dibanding generasi sebelumnya.
Salah satu pembaruan terbesar adalah kemampuan GPT-Live untuk mendengarkan dan berbicara secara bersamaan. Berbeda dari model suara terdahulu yang harus menunggu pengguna selesai berbicara, GPT-Live mampu melakukan interaksi dua arah secara real-time berkat arsitektur full-duplex.
Teknologi tersebut memungkinkan ChatGPT merespons dengan jeda yang lebih natural, memahami ketika pengguna menyela pembicaraan, hingga mengetahui kapan sebaiknya hanya mendengarkan tanpa langsung memberikan jawaban.
Tak hanya itu, GPT-Live juga membawa peningkatan signifikan dalam kualitas jawaban. Untuk pertanyaan yang membutuhkan pencarian web, penalaran lebih mendalam, atau tugas yang lebih kompleks, sistem secara otomatis dapat mendelegasikan proses tersebut ke model frontier terbaru OpenAI di balik layar. Hasilnya kemudian dikembalikan ke percakapan sehingga pengguna tetap merasakan pengalaman berbicara yang mulus.
OpenAI juga menghadirkan tiga tingkat penalaran yang dapat dimanfaatkan pengguna, yakni Instant, Medium, dan High, sesuai kebutuhan percakapan.
Kemampuan mendengarkan GPT-Live juga mengalami peningkatan. Model ini diklaim lebih akurat memahami percakapan, tidak mudah memotong ucapan ketika pengguna berhenti sejenak untuk berpikir, serta lebih baik dalam mengenali suara di lingkungan yang ramai atau penuh kebisingan.
Selain itu, saat pengguna berbicara, ChatGPT kini mampu menampilkan kartu visual interaktif untuk berbagai topik seperti cuaca, olahraga, saham, hingga informasi lain yang relevan. Fitur ini membuat pengalaman menggunakan ChatGPT Voice menjadi lebih informatif tanpa harus mengetik.
Fitur lain yang menjadi sorotan adalah terjemahan langsung (live translation). Dengan kemampuan mendengarkan dan berbicara secara simultan, GPT-Live mampu menerjemahkan percakapan secara real-time sehingga komunikasi lintas bahasa terasa lebih alami.
OpenAI mengungkapkan bahwa setiap pekan lebih dari 150 juta orang telah menggunakan fitur Voice dan Dictation di ChatGPT. Mulai hari ini, Kamis (9/7/2026) GPT-Live resmi menjadi model utama yang mendukung ChatGPT Voice untuk seluruh pengguna.
Dari sisi ketersediaan, GPT-Live akan menjadi model suara default bagi pelanggan Go, Plus, dan Pro. Sementara itu, pengguna Free akan mendapatkan versi mini dari GPT-Live sebagai model bawaan.
OpenAI juga memastikan teknologi ini telah tersedia di aplikasi mobile maupun versi web. Dukungan untuk API akan segera menyusul, sehingga para pengembang dapat mulai memanfaatkan kemampuan GPT-Live dalam berbagai aplikasi berbasis AI.
Dengan hadirnya GPT-Live, OpenAI menandai langkah baru dalam pengembangan asisten AI berbasis suara. Pengalaman berbicara dengan ChatGPT kini tidak lagi sekadar menerima jawaban, tetapi semakin menyerupai percakapan alami layaknya berbincang dengan manusia.
Editor: Muhammad Sukardi