Microsoft dan LinkedIn Ungkap AI Telah Pengaruhi Cara Kerja Karyawan di Perusahaan
"Perkembangan AI generatif di tempat kerja sangat luar biasa. Karyawan semakin cepat dan inovatif dalam mengadopsi teknologi ini, bahkan sebelum menunggu arahan dari perusahaan mereka. Para pemimpin perlu lebih terbuka untuk mencoba dengan cepat agar bisa meningkatkan produktivitas dan efisiensi dalam industri tempat mereka bekerja," ujar President of Microsoft Asia, Ahmed Mazhari dalam keterangan persnya, Senin (13/5/2024).
Laporan Indeks Tren Kerja mengungkapkan wawasan penting yang perlu diketahui pemimpin perusahaan dan profesional di Asia Pasifik mengenai bagaimana AI memengaruhi pekerjaan dan pasar kerja di tahun-tahun mendatang:
AI di tempat kerja
Sebanyak 83 persen profesional di Asia Pasifik menggunakan AI di tempat kerja. Banyak dari mereka yang berjuang untuk mengimbangi kecepatan dan volume pekerjaan, mengatakan AI menghemat waktu, meningkatkan kreativitas, dan memungkinkan mereka fokus pada pekerjaan paling penting.
Meskipun 84 persen pemimpin di Asia Pasifik percaya perusahaan mereka perlu mengadopsi AI agar tetap kompetitif, 61 persen khawatir kepemimpinan organisasi mereka tidak memiliki rencana dan visi untuk mengimplementasikannya. Ini menjadi salah satu faktor karyawan mengambil inisiatif sendiri.
Di mana 79 persen pengguna AI di Asia Pasifik membawa dan menggunakan alat AI generatif sendiri ke tempat kerja, sehingga mereka kehilangan manfaat dari penggunaan AI dalam skala besar dan membahayakan data perusahaan. Padahal pemimpin perusahaan dapat memanfaatkan momentum AI ini sebagai investasi jangka panjang.