Mengenal Podcast, Siaran Audio yang Semakin Diminati
Podcaster sering kali melayani kelompok pendengar yang khusus. Dengan melakukan podcasting secara konsisten pada satu pokok bahasan, podcaster tidak hanya menegaskan keahlian mereka pada pokok bahasan tersebut tetapi juga menarik kelompok pendengar yang loyal dan berdedikasi.
Dikutip dari How to Stuff, podcast dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti tur jalan kaki yang dipandu sendiri, acara bincang-bincang, perencanaan keuangan, khotbah, pelatihan kebugaran, fitur kejahatan nyata, dan sebagainya.
Podcasting telah menjadi bisnis yang menguntungkan. Dalam Laporan Keadaan Media Berita 2021, Pew Research Center menemukan sekitar 41 persen orang Amerika berusia di atas 12 tahun telah mendengarkan podcast dalam sebulan terakhir, naik dari 37 persen pada 2020.
Banyak podcast yang didukung oleh iklan, atau pelanggan yang memperoleh akses ke biaya podcast bebas iklan sebagai imbalan. Meskipun perusahaan media tradisional yang besar memanfaatkan merek dan reputasi mereka untuk publisitas, podcast independen juga meraih kesuksesan dengan menggunakan model yang sama.
Jaringan iklan memudahkan pengiklan menemukan acara yang menjangkau pasar sasaran mereka. Forbes melaporkan pendapatan iklan podcast di AS diproyeksikan meningkat dari 1,4 miliar dolar AS pada 2021 menjadi 4 miliar dolar AS pada 2024.
Beberapa podcast independen telah bekerja sama membentuk kolektif media mereka sendiri, termasuk Pushkin Industries dan Radiotopia dari PRX. Namun, pada 2020-an, perusahaan media dan teknologi yang lebih besar telah mulai membeli podcast atau kolektif individu yang sukses dengan tujuan menjadikannya milik eksklusif.
Editor: Dini Listiyani