Klarifikasi World App soal 500 Ribu Data Retina Orang Indonesia Telah Terkumpul
Sebelumnya, Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Alexander Sabar menjelaskan, aktivitas yang dilakukan Worldcoin dan WorldID hingga saat ini telah mengumpulkan lebih dari 500 ribu data retina (biometrik) di Indonesia. Mereka yang bersedia dipindai retinanya diduga diberikan imbalan berupa uang tunai hingga Rp800 ribu.
"Saat ini TFH telah menghentikan seluruh aktivitas pemindaian retina yang sebelumnya dilakukan oleh enam operator mereka di Indonesia. TFH kemudian menyampaikan bahwa mereka telah mengumpulkan lebih dari 500 ribu retina dan retina code dari pengguna di Indonesia," ungkap Alex.
Alexander memastikan akan terus melakukan penelusuran lebih lanjut terhadap World App dan diharapkan akan selesai dalam waktu dekat. Diharapkan pihak tersebut dapat menjaga hak perlindungan data pribadi masyarakat Indonesia.
Pihak TFH juga memberikan pernyataan soal TDPSE yang sempat ramai. Apa pernyataan mereka? Simak beritanya sampai selesai.
TFH menjelaskan bahwa sebelum memulai kegiatan operasional resmi di Indonesia pada 2025, pihaknya telah memperoleh Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik (TDPSE) pada 20 Januari 2025.