Kesenjangan Akses Internet di ASEAN Masih Tinggi, Bagaimana dengan Indonesia?
EdgePoint berharap whitepaper ini dapat menginspirasi para pemangku kepentingan industri dan pembuat kebijakan melakukan pembicaraan penting demi mencapai konektivitas universal. Meskipun konektivitas telah berkembang pesat dalam beberapa tahun terakhir, masih ada beberapa wilayah ini yang belum mendapatkan manfaat dari akses konektivitas.
Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap konektivitas yang buruk umumnya adalah cakupan 4G yang rendah di luar kota-kota besar, dan tidak adanya infrastruktur yang mendukung secara menyeluruh, seperti backhaul. Inilah yang menyebabkan tingkat adopsi internet seluler masih rendah, sehingga menghambat pertumbuhan PDB.
Suresh mengungkapkan whitepaper ini menguraikan tiga rekomendasi yang membahas tantangan di setiap pasar. Pertama mempermudah akses ke hak penggunaan jalan di Malaysia untuk mempercepat proses pembangunan dan penggelaran infrastruktur komunikasi.
Kedua, merasionalisasi biaya spektrum di Indonesia untuk meningkatkan investasi di daerah pedesaan. Ketiga, mengatasi kurangnya dana layanan universal di Filipina yang menciptakan kesenjangan bagi perusahaan telekomunikasi dan pemain lain untuk berinvestasi di wilayah marjinal.
Editor: Dani M Dahwilani