Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : AHY Diskusi dengan Gen Z Singkawang, Soroti Infrastruktur hingga Penguatan Demokrasi
Advertisement . Scroll to see content

Generasi Beta Dimulai Tahun 2025, Ini Karakteristik dan Bedanya dengan Gen Alpha

Selasa, 03 Desember 2024 - 20:23:00 WIB
Generasi Beta Dimulai Tahun 2025, Ini Karakteristik dan Bedanya dengan Gen Alpha
Tahun 2025 menandai berakhirnya Generasi Alpha dan munculnya Generasi Beta, yakni kelompok yang akan mencakup semua individu kelahiran antara tahun 2025 hingga 2039. (Foto: Pexels)
Advertisement . Scroll to see content

1. Generasi Beta: Lahir tahun 2025-2039

Generasi Beta adalah mereka yang lahir antara tahun 2025 dan 2039. Generasi ini diantisipasi sebagai generasi yang dicirikan oleh integrasi teknologi yang signifikan dan apresiasi yang kuat terhadap keberagaman.

2. Generasi Alpha: Lahir tahun 2010-2024

Generasi Alpha adalah mereka yang lahir dari tahun 2010 hingga sekitar tahun 2024. Anggota tertua saat ini berusia sekitar 14 tahun. Mereka sebagian besar adalah anak-anak generasi milenial dan tumbuh dalam dunia yang sangat digital dan digerakkan oleh teknologi.

3. Generasi Z: Lahir 1997-2009

Gen Z secara umum didefinisikan sebagai mereka yang lahir antara tahun 1997 dan 2009, menggantikan milenial. Generasi Z tumbuh di era Covid-19 dan di masa ketika informasi dan teknologi memainkan peran utama dalam kehidupan mereka. 

4. Generasi Milenial atau Generasi Y: Lahir 1981-1996

Generasi Milenial adalah mereka yang lahir antara tahun 1981 dan 1996. Saat ini, milenial berusia antara akhir 20-an hingga akhir 30-an dan awal 40-an. Generasi yang juga dikenal sebagai Gen Y ini memiliki karakteristik menyambut dunia dengan optimisme. 

5. Generasi X: Lahir 1965-1980

Generasi X adalah mereka yang lahir antara tahun 1965 dan 1980. Sebagian besar terdiri dari anak-anak Generasi Pendiam dan generasi baby boomer awal. Dilansir dari ABC News, pada tahun 1970-an dan 1980-an, Gen X sering disebut sebagai "Generasi Latchkey" karena banyak yang pulang sekolah dan mendapati rumah mereka kosong, sehingga mereka perlu kunci untuk masuk. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya angka perceraian, meningkatnya partisipasi ibu dalam pekerjaan, dan terbatasnya pilihan pengasuhan anak.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut