Geger! Elon Musk Sebut WhatsApp Tidak Bisa Dipercaya
Tak hanya Musk, kritik juga datang dari pendiri Telegram, Pavel Durov, yang turut mempertanyakan komitmen WhatsApp terhadap privasi pengguna.
Menanggapi hal ini, Meta langsung memberikan bantahan tegas. CEO Meta, Mark Zuckerberg, menegaskan bahwa WhatsApp tetap menggunakan sistem enkripsi end-to-end yang memastikan hanya pengirim dan penerima yang dapat membaca isi pesan.
Meta juga menyebut tuduhan yang beredar sebagai tidak akurat dan menyesatkan. Perusahaan menekankan bahwa mereka tidak memiliki akses terhadap isi percakapan pengguna.
"Semua (tuduhan itu) tidak benar," kata Zuckerberg.
Meski demikian, sejumlah pengamat menilai pernyataan Elon Musk telah memperbesar kekhawatiran publik. Mereka mengingatkan bahwa meskipun enkripsi WhatsApp tergolong kuat, ada beberapa celah non-teknis seperti fitur pelaporan pesan dan penyimpanan cadangan di cloud yang berpotensi membuka akses terhadap data.
Editor: Muhammad Sukardi