Banyak Perusahaan Beralih dari Jaringan Internet Tradisonal ke SD-WAN, Ini Alasannya
Meskipun pada dasarnya jaringan SD-WAN dapat dipasang dan dikelola sendiri, saat ini semakin banyak perusahaan yang memilih untuk memanfaatkan jasa Managed Service. Melalui model Managed Service, perusahaan menyerahkan pemantauan dan pengelolaan kepada penyedia layanan SD-WAN dengan layanan lebih komprehensif dan biaya dapat disesuaikan.
Zulfi mengungkapkan terkait keamanan jaringan perusahaan mengembangkan Managed Secure SD-WAN berupa sistem keamanan terpusat. Jika dibandingkan dengan layanan konvensional yang memerlukan pengaturan keamanan di setiap lokasi, Secure SD-WAN memiliki pendekatan lebih efisien.
“Tidak hanya memberikan keuntungan dari segi penghematan biaya, Lintasarta Secure SDWAN memiliki keamanan terpusat dengan menambahkan fitur canggih dalam analitik keamanan (Security Analytics) dan Indicators of Compromise atau IOC,” katanya.
Zulfi menyebutkan dibandingkan layanan SD-WAN konvensional dengan adanya keamanan terpusat, pengaturan keamanan dapat dielaborasi, dimonitor, dan diterapkan dari satu titik pusat. Ini mengurangi kompleksitas dalam mengelola keamanan di berbagai lokasi yang tersebar.
"Keuntungan utama lainnya adalah penghematan biaya. Dalam model konvensional, penerapan keamanan di setiap lokasi memerlukan investasi dalam perangkat keras dan perangkat lunak tambahan. Ini dapat dikurangi karena keamanan diterapkan di satu titik, sehingga mengurangi biaya perangkat keras dan operasional yang diperlukan untuk melindungi setiap lokasi secara terpisah," ujarnya.
Dalam pemutakhiran keamanan terpusat, ditambahlan fitur canggih dalam hal analitik keamanan (Security Analytics). Salah satunya Indicators of Compromise (IOC). Fitur ini bertindak sebagai detektor perangkat pengguna akhir (endpoints) yang mungkin terinfeksi atau terkompromi. IOC bekerja dengan membandingkan alamat IP, domain, dan URL yang diunduh oleh setiap perangkat setiap hari dengan direktori keamanan Cloud (Cloud Security Directory).
"Dengan adanya fitur IOC ini, perusahaan dapat dengan cepat mendeteksi perangkat yang berpotensi terinfeksi atau menjadi sasaran serangan. Langkah pencegahan dapat diambil lebih awal, sehingga potensi risiko keamanan dapat diminimalkan," kata Zulfi.
Editor: Dani M Dahwilani