Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Marak Hoaks Mudik Gratis, Komdigi Perketat Patroli Siber jelang Lebaran
Advertisement . Scroll to see content

Ancaman Siber Makin Nyata, Gen Z Jadi Kunci Cegah Dampaknya

Rabu, 01 April 2026 - 12:24:00 WIB
Ancaman Siber Makin Nyata, Gen Z Jadi Kunci Cegah Dampaknya
Ancaman siber bisa berdampak langsung pada ketahanan negara. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

"Oleh karena itu, perlu ada kolaborasi antara industri dan akademisi dalam menciptakan sistem yang aman, resilien, dan adaptif terhadap ancaman siber yang terus berkembang," tambahnya.

Ia juga menyoroti bahwa transformasi digital membuka peluang besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Namun, peluang tersebut harus diimbangi dengan kesiapan sistem keamanan serta penguatan sektor usaha kecil.

"Teknologi dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan daya saing UMKM, memperluas akses pasar, serta menciptakan model bisnis yang berkelanjutan," ujarnya.

Sementara itu, Dekan Fakultas Manajemen Pertahanan Unhan, Mayjen TNI Priyanto, menilai keterlibatan generasi muda dalam industri teknologi menjadi kekuatan penting bagi masa depan bangsa.

"Kami melihat bagaimana suatu usaha yang diawaki oleh anak-anak muda. Karena anak muda ini trennya orang bilang gen Z lah ya, mereka tulang punggung bangsa. Nah tentunya kita ada kebanggaan juga ternyata salah satu perusahaan ini yang diawaki oleh para generasi muda sangat bermanfaat," ujarnya. 

"Tidak saja secara perusahaan itu ada profit dan sebagainya, tapi juga memberikan manfaat kepada negara dan bangsa," ungkap Mayjen Priyanto.

Ia menambahkan, pengalaman langsung di lapangan diharapkan dapat membekali mahasiswa dengan perspektif yang lebih luas, tidak hanya dari sisi akademik tetapi juga praktik nyata di dunia usaha.

"Mahasiswa diharapkan nanti juga bisa menjadikan pengetahuan buat mereka pada saat selesai melakukan pendidikan, dia punya pemahaman bagaimana membekali. Mulai dari tadi ada pengabdian kepada masyarakat dari anak-anak SMK atau di level sekolah menengah lanjutan atas, kemudian bagaimana pada saat di dunia usaha," ujarnya.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut