Anak Muda Kini Rentan Terpapar Aktivitas Digital Berisiko, Kenapa Bisa?
JAKARTA, iNews.id - Scroll media sosial berjam-jam, berburu hiburan instan, hingga tergoda berbagai tawaran digital yang terlihat menguntungkan kini jadi bagian dari keseharian banyak anak muda. Namun di balik kemudahan itu, ada ancaman yang diam-diam ikut tumbuh.
Ya, ancaman itu ialah aktivitas digital manipulatif yang bisa berdampak pada kondisi mental, sosial, bahkan finansial generasi muda. Efek dari masalah ini pun nyata di masyarakat.
Sejumlah mahasiswa mengaku dunia digital saat ini terasa makin sulit dipilah antara hiburan, kebutuhan, dan jebakan yang merugikan. Bukan cuma soal penipuan digital, para narasumber menilai pola konsumsi platform online yang berlebihan juga mulai memengaruhi cara berpikir anak muda.
Budaya serba cepat dan instan disebut membuat sebagian orang mudah tergoda oleh sistem digital yang menawarkan kesenangan sesaat tanpa memikirkan dampak panjangnya.
Data Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menunjukkan transaksi aktivitas digital ilegal di Indonesia terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir dan nilainya mencapai ratusan triliun rupiah pada 2024. Tingginya penggunaan internet di kalangan usia produktif disebut menjadi salah satu faktor yang membuat generasi muda rentan terseret aktivitas digital berisiko.