Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Terungkap! Ini Alasan Instagram Down saat Demo Mahasiswa di Jakarta
Advertisement . Scroll to see content

Ambil 500.000 Data Retina Masyarakat Indonesia, Pemerintah Dalami Tujuan World App

Sabtu, 10 Mei 2025 - 23:04:00 WIB
Ambil 500.000 Data Retina Masyarakat Indonesia, Pemerintah Dalami Tujuan World App
Kemkomdigi memanggil Tool for Humanity (TFH) sebagai pengelola World Coin dan World ID setelah mengambil 500.000 data retina mata masyarakat Indonesia. (Foto: Kemenkomdigi)
Advertisement . Scroll to see content

Alexander Sabar mengungkapkan aplikasi WorldCoin telah beroperasi di Indonesia pada 2021 atas nama entitas domestik yang sudah mendapatkan tanda daftar sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik dari Komdigi, kala itu masih bernama Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemkominfo).

“Jadi, itu posisi Komdigi. Nah, untuk saat ini kami sedang mendalami secara teknis apa yang sebenarnya mereka lakukan karena informasinya mereka sudah melakukan pengumpulan data itu sejak 2021, tapi izin berusaha TFH-nya sendiri baru terdaftar di 2025,” ujarnya.

“Jadi kalau dikatakan tidak diawasi sebenarnya sudah diawasi, dilakukan pengawasan dan ada analisis terhadap apa yang dilakukan oleh teman-teman Penyelenggara Sistem Elektronik tersebut, analisisnya sedang didalami. Makanya ini yang kemudian kita lanjutkan kemarin dengan pemanggilan kepada pihak-pihak terkait,” kata Alexander.

Dalam pemanggilan tersebut, TFH menyampaikan mereka telah mengumpulkan lebih dari 500.000 retina dan retina code dari pengguna di Indonesia. Kendati demikian, saat ini Tanda Daftar Penyelenggara Sistem Elektronik TFH sudah dihentikan sementara (suspend).

“Saat ini TFH telah menghentikan seluruh aktivitas pemindaian retina yang sebelumnya dilakukan oleh enam operator mereka di Indonesia,” tutur Alex.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut