AI Coach Jadi Tren Gaya Hidup Sehat Kaum Urban, Terbukti Efektif?
Dalam praktiknya, AI dapat mengolah berbagai informasi, mulai dari jumlah langkah kaki, detak jantung, kualitas tidur, hingga intensitas olahraga. Data tersebut kemudian digunakan untuk menyusun saran kesehatan yang lebih sesuai dengan kondisi individu.
Tidak heran jika berbagai perusahaan teknologi dan kesehatan kini berlomba mengembangkan perangkat serta platform yang mengintegrasikan AI dengan layanan kebugaran. Mulai dari jam tangan pintar, sensor kesehatan, hingga aplikasi olahraga berbasis kecerdasan buatan semakin banyak digunakan oleh masyarakat modern.
Presiden dan CEO Taiwan External Trade Development Council (TAITRA), Simon Wang, menilai teknologi kesehatan cerdas akan memainkan peran besar dalam membentuk ekosistem kesehatan masa depan.
"Kampanye tahun ini akan dipadukan dengan serangkaian pameran dagang internasional dan kegiatan peluang bisnis untuk secara sistematis membawa kekuatan inovatif Taiwan dalam bidang sepeda, teknologi olahraga, dan layanan kesehatan cerdas ke panggung dunia," kata Simon Wang.
Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa AI Coach bukanlah pengganti tenaga medis maupun pelatih profesional. Teknologi ini lebih tepat digunakan sebagai alat pendukung yang membantu pengguna menjalani gaya hidup sehat secara lebih konsisten.