UEFA Pertimbangkan Gelar Euro 2020 di Rusia
Selain itu, Negeri Beruang Merah itu hingga kini relatif aman dari paparan Covid-19. Menurut data, hanya terdapat sekira 29 ribu kematian dari 1,6 juta kasus positif Covid-19 di Rusia sejak awal 2020. Data tersebut memunculkan secercah harapan untuk menggelar turnamen di tempat yang relatif aman.
Satu keunggulan lainnya dipegang Rusia, yakni mereka berpengalaman menggelar turnamen besar, Piala Dunia pada 2018. Sejumlah faktor tersebut semakin membuat UEFA yakin untuk memindahkan turnamen ke Rusia.
Sejatinya, UEFA digelar di 12 kota pada 12 negara Eropa, yakni Amsterdam (Belanda), Baku (Azerbaijan), Roma (Italia), St Petersburg (Rusia), Munich (Jerman), Kopenhagen (Denmark), Budapest (Hungaria), Dublin (Irlandia), Bucharest (Rumania), Glasgow (Skotlandia), Bilbao (Spanyol), dan London (Inggris).
Namun, karena pandemi Covid-19, UEFA kemudian sempat mempertimbangkan mencoret beberapa kota. Namun, kini mewacanakan memilih satu negara saja untuk membatasi penularan Covid-19.
Selain pandemi, ada alasan lain yang melatarbelakangi keputusan tersebut. Kabarnya Kota Baku tak jadi menggelar Euro 2020 karena sejauh ini Azerbaijan masih terlibat konflik dengan Armenia.
Editor: Abdul Haris