Tragis! Kiper Timnas Malaysia Dikejar Bank hingga Anak Istri Tidak Makan karena Gaji Tak Dibayar
MALAKA, iNews.id – Kiper Timnas Malaysia Khairul Fahmi Che Mat menyimpan kisah pilu. Dia mengungkapkan sempat dikejar-kejar bank hingga anak dan istrinya tidak makan karena gajinya di Melaka United tak dibayar.
Khairul Fami menyebut Melaka United tidak membayar gajinya selama 3 bulan terhitung dari bulan Oktober tahun lalu. Padahal, Tunggakannya pada bank harus terus dibayar.
Karena tak bisa membayar, Fahmi mengaku dikejar-kejar oleh bank. Selain itu, Fahmi mengaku tak punya duit hingga anak serta istrinya kesulitan untuk makan.
"Ini sampai tiga bulan saya diam. Sebab untuk menjaga tim. Tapi sudah lama saya tegang sehari-hari ditelpon bank, anak bini mau makan," ungkapnya, dikutip dari Harian Metro, Kamis (13/1/2022).
Media Malaysia Sebut 2 Pemain Indonesia Pantas Gantikan Chanathip di Sapporo, Siapa Saja?
Fahmi mengatakan Melaka United berjanji akan membayar di awal bulan Desember lalu. Nahas, Melaka United ternyata ingkar akan kesepakatannya.
Timnas Indonesia Bakal Diperkuat 4 Pemain Naturalisasi, Media Malaysia Was-Was
“Manajemen klub bilang mau bayar awal Desember. Saya menunggu, tapi tidak ada kabar. Lalu mereka berjanji lagi, mereka bilang mau masuk pertengahan bulan lalu, tapi tidak ada. Sampai tahun baru datang, gaji saya tidak akan masuk. Saya tidak sabar, keluarga kami perlu diberi makan dan minum,” tuturnya.
"Itu belum termasuk pembayaran cicilan rumah dan mobil. Saat ini bank sedang sibuk menelpon menanyakan kapan harus membayar. Saya sangat berharap klub segera melunasi tunggakan karena saya butuh gaji," ujarnya.
Pakar Sepak Bola Malaysia Sebut 2 Pemain Indonesia Bisa Guncang Liga Negeri Jiran, Siapa Saja?
Khairul Fami kini sudah tidak berseragam Melaka United lagi. Pemain usia 33 tahun tersebut hijrah ke Sabah FC dengan biaya bebas transfer pada awal 2022.
Tentu pengalaman itu sangat menyakitkan bagi Fahmi. Fahmi adalah kiper utama Malaysia saat juara Piala AFF 2010. Dia juga masih bermain di Piala AFF 2020 lalu.
Pelatih Persebaya Restui Marselino Ferdinan Berkarier di Luar Negeri asal Tak di Malaysia
Editor: Ibnu Hariyanto