Tolak Persija dan Arema, Rafinha Pilih Bertahan di PSIM untuk Liga 1 2025-2026
"Ekspektasi saya selalu untuk menjadi yang terbaik. Saya selalu ingin menjadi yang teratas, dan saya selalu ingin berjuang untuk menunjukkan yang terbaik," katanya.
Manajer tim PSIM Yogyakarta, Razzi Taruna, juga memberikan apresiasi terhadap keputusan Rafinha untuk bertahan.
"Rafinha merupakan pemain yang instrumental buat PSIM musim lalu. Dia merupakan salah satu top skor di Liga 2, dia juga pemain terbaik. Jadi, sudah sepantasnya dia bertahan," ucapnya.
Dengan bertahannya Rafinha, PSIM Yogyakarta berharap dapat memperkuat lini serang mereka di Liga 1 musim depan. Kehadiran Rafinha diharapkan dapat memberikan kontribusi signifikan dalam upaya tim untuk bersaing di kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Editor: Abdul Haris